Kepala Madrasah Aliyah Swasta Bojong Jati Tilep Bantuan PIP

Kepala Madrasah Aliyah Swasta Bojong Jati Tilep Bantuan PIP

Penyaluran bantuan program indonsia pintar (PIP) di madrasah Aliyah bojong jati disinyalir tidak ada keterasfaranan dengan orang tua siswa ironisnya ada beberapa sisiwa dan orangtuanya yang tercantum dalam lis penerima bantuan program tersebut sama sekali tidak mengetahui bahwa anaknya mendapatkan bantuan program Indonesia pintar (PIP)

Narasumber yang berinisial P “tahun ini tahun dua ribu duapuluh satu anak saya tidak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah melalui pihak sekolah dan selama anak saya sekolah saya tidak pernah di undang untuk rapat orang tua siswa dalam prihal apapun dan saya tidak pernah menanda tangani surat pernyataan kuasa kolektif untuk pencairan dana bantuan terserbut” imbuh P

ditempat terpisah metrolima.com saat melakukan infestigasi di beberpa tempat terpisah akan tetapi

ada beberapa keterangan yang berbeda dari para orang tua siswa yang berinisial KL

“anak saya di beri uang oleh pihak sekloah senilai lima ratus ribu rupiah itu pun diminta lagi oleh pihak sekolah katanya untuk admistrasi dan saya tidak diberi tahu nilai bautuan uang untuk anak saya itu berapa dan terkait dengan persetujuan surat pernyataan kuasa kolektif saya dan anak saya sama sekali tidak menanda tangangani apalagi rapat dan sosialisasi itu tidak ada”ujar KL

Kepala madrasah saat ditemui dan hendak mau dimitai keterangan dengan tiba-tiba tanpa ditanyapun sudah ngomong terlebih dahulu “mau nanyai PIP bukan? Disini PIP Cuma dapat lima belas dan kondisi sekolah sedang dalam keadaan miskin” dengan nada ketus dan lanjut berajak pergi

Di waktu dan hari yang berbeda metrolima.com mencoba Kembali mendangi sekolah tersebut tapi kepala madrasah tidak bisa ditemui walaupun sudah berupaya menunggu akhirnya metrolima.com melakukan wawancara dengan bagian tata usasha sekaligus oprator sekolah karena dia siap dan sanggup memberikan kerangan yang sebenarnya anehnya tapi sangat disayangkan saat dia

Memberikan keterangan jawabnya berbeda-beda “tahun ini duaribu dua satu bantuan program Indonesia pintar (PIP) belum turun dan ini buktinya di computer, ada juga tahun dua ribu dua puluh hanya enam belas siswa dan nilai uangnya hanya lima ratus ribu rupiah tapi Ketika metrolima.com menyadingkan data keteranganya berubah lagi menjadi tujuh belas orang sampai dengan mengakui seluruhnya”

(H MULYADI)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan