Gubernur Kalbar Lantik Erlinawati Nasir Sebagai Ketum BKOW Kalbar

Gubernur Kalbar Lantik Erlinawati Nasir Sebagai Ketum BKOW Kalbar

PONTIANAK,METROLIMA.COM

Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji S.H., M.Hum., melantik Ketua dan Pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Barat Masa Bakti 2020-2024, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jum’at (11/6).

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor : 1192/Kesra/2020 dan Erlinawati Nasir, S.H., M.AP sebagai Ketua Umum BKOW Provinsi Kalbar.

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum berharap para pengurus BKOW Provinsi Kalbar bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mengatasi permasalahan Perempuan dan Kesejahteraan Masyarakat di Kalbar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar saya Gubernur Kalbar ucapkan selamat telah dilantiknya Ketua Umum BKOW Provinsi Kalbar dan saya berharap bisa sinergi dengan pemerintah dalam memberantas kemiskinan, dan menurunkan angka kemantian ibu dan anak dalam melahirkan. Ini yang masih cukup tinggi di Kalbar sedangkan untuk angka kemiskinan kita jauh berada dari angka kemiskinan nasional yang berada di sekitaran tujuh persen dari nasional,” ungkap H. Sutarmidji S.H., M.Hum
dalam sambutannya.

Lanjut Gubernur Kalbar, BKOW nantinya bisa berperan meningkatkan perekonomian masyarakat atau keluarga dengan berbagai program yang ada dan BKOW juga bisa menjadi agen perubahan serta penyuluh bahaya penggunaan Narkotika di Kalbar.

“Narkotika ini semakin hari bukan semakin menurun jumlah penggunannya malah semakin tingkat, ini saya berharap BKOW bisa menjadi agen perubahan dan penyuluh di tengah masyarakat tentang bahayanya narkotika,” harapannya.

Selain itu saja, Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji S.H., M.Hum., juga menyampaikan informasi kepada Ketua Umum dan Para Pengurus BKOW untuk menjaga kesehatan dan menerapkan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilisasi serta interaksi) di masa Pandemi Covid-19 saat ini. Disebabkan meningkatnya pasien yang dikarenakan Covid-19 cukup meningkat dan hunian pasien di rumah sakit hampir penuh.

“Hari ini tingkat hunian rumah sakit untuk pasien Covid-19 diatas 78 persen, bahkan kabupaten-kabupaten yang tidak mendegarkan himbauan atau omongan saya beberapa waktu itu sekarang mereka kewalahan (kelabakan_red),” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Provinsi Kalbar Erlinawati Nasir, S.H., M.AP mengutarakan BKOW ini merupakan wadah bergabungnya berbagai organisasi perempuan tingkat provinsi dan saat ini jumlah anggota sudah tergabung 39 organisasi wanita yang sudah terverifikasi aktif baik secara struktur maupun pelaksanaan program.

“Untuk pengurus BKOW saat ini berjumlah 71 orang yang tergabung berbagai para pengurus organisasi wanita yang ada di kalbar. Jadi yang tergabung BKOW merupakan perwakilan masing-masing¬† berdasarkan organisasi wanita bukan atas nama pribadi masing-masing,” tutur Erlinawati Nasir, S.H., M.AP.

“BKOW juga berharap bisa menjadi mitra Pemerintah dalam membangun Provinsi Kalbar khususnya dalam ruang lingkup sebagai perempuan sesuai dengan visi dan misi BKOW. Kami siap akan sinergi, berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun Kalbar,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua TP PKK Hj. Lismaryani Sutarmidji, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalbar, Ketua Adhyaksa Dharmakarini Pengadilan Tinggi Kalbar, Ketua Persit Kodam XII Tanjungpura, Ketua Bhayangkari Polda Kalbar, serta para organisasi wanita lainnya baik melalui fisik maupun daring (online).

(HADYSA PRANA).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan