Danlantamal XII dan PJU Lantamal XII Ikuti Live Streaming Pidato Presiden RI Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila

Danlantamal XII dan PJU Lantamal XII Ikuti Live Streaming Pidato Presiden RI Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila

PONTIANAK,METROLIMA.COM

Komandan Lantamal XII Brigjend TNI (Mar) Andi Rukman bersama dengan para Asisten, menyaksikan secara Live Streaming Pidato Presiden RI Ir. Joko Widodo, dalam rangka memperingati lahirnya Pancasila yang dilaksanakan di Lobby Utama Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No .1 Sungai Jawi Luar Jeruju Kota Pontinak Kalimantan Barat Selasa (01/06).

Presiden RI Ir. Joko Widodo, mengatakan tentang  pentingnya pengokohan nilai nilai Pancasila “Peringatan Hari Lahir Pancasila disetiap tanggal 1 Juni, harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan, globalisasi dan interaksi antar belahan dunia, tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan,” kata Ir H Joko Widodo.

Mengenai kewaspadaan Presiden mengatakan “yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai dan rivalitas antar idiologi, idiologi Trans Nasional cendrung semakin meningkat.

Tentang perkembangan Iptek Beliau menyampaikan “Memasuki kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi landscape kontestasi idiologi, revolusi 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.

Ketika konektivitas 5G melanda dunia, maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat, kemudahan ini bisa digunakan oleh idiolog-idiolog Trans Nasional Radikal  untuk  merambah keseluruh pelosok Indonesia, keseluruh kalangan dan keseluruh usia tidak mengenal lokasi dan waktu.

Kecepatan ekspansi idiologi Trans Nasional Radikal bisa melewati standart normal  ketika memanfaatkan distruksi teknologi ini

Presiden menambahkan perlunya cara baru dan luar biasa untuk  menghadapi kemajuan di atas  “ untuk menghadapi semuanya ini, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa hanya dilakukan dengan cara-cara biasa, diperlukan cara baru yang luar biasa, memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama revolusi industri 4.0, dan sekaligus Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmiu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan.

Seluruh rakyat Indonesia harus bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang dicita-citakan” ajak Presiden.

(HADYSA PRANA).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan