Rokok Yang Di Duga Ilegal Beredar Bebas Di Jambi

Rokok Yang Di Duga Ilegal Beredar Bebas Di Jambi

IMG_20170513_142421beritametrolima.com. JAMBI:Rokok yang di duga ilegal ini beredar bebas si provinsi Jambi dari merek merek ROHAS, WEZZ ,BLACK BERRY DAN LUffMAN masi bnyak merek lain (red)

Rokok -rokok ini bisa kita dapatkan di toko manisan (toko kelontongan) di Provinsi Jambi, bukan hanya itu rokok rokok yang di duga ilegal ini suda menembus pasar pasar di Kabupaten yang ada di Provinsi jambi seperti halnya Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Seperti halnya yang di jumpai media Metro lima news di kabupaten Tanjung Jabung Timur rokok rokok ini sangat muda di dapat di plosok desa sekalipun.

Bagi pecandu dan kalangan ekonomi menengah ke bawah rokok ini sangat jadi faporit karna harganya yang murah tampa  memikirkan efek kesehatan dalam mengonsumsinya karna banyak kejanggalan yang di temukan pada rokok rokok ini, seperti halnya pada kemasan dan bandrol(harga dan jumlah batangan) yang ada pada rokok ROHAS. RP. 6.400,16 Batang. Tapi isi dalam jumlah isi rokok 20 Batang dalam satu bungkus begitu juga dengan BLACK BERRY bahkan merek LUFFMAN tidak memiliki bandeol red.

Patut di pertanyakan dalam hal ini mengenai layak konsumsi atau tidaknya rokok- rokok ini, tentu dalam hal ini Hanya DEPKES yang lebih membidangi

Yang jadi pertanyaannya siapa pengusaha rokok rokok ini, dari mana asal muasal rokok rokok ini dan mengapa bisa beredar bebas di Provinsi jambi dan sangat di acungi jempol untuk para pengusaha rokok yang di duga ilegal ini karna sampai saat ini usaha tersebut bebas tanpa ditindak.

Terkait hal ini Ary selaku SEKJEN dari lembaga swadaya masyarakat(LSM) LIPPAN Provinsi Jambi angkat bicara. Sangat menyayangkan rokok rokok ini bisa beredar luas di Provinsi Jambi,bahkan TIM SLM lembaga independent pemantau pendidikan dan pembangunan(LIPPAN) pernah infestigasi ke lapangan dan menemukan rokok rokok ini betul beredar luas di toko toko yang brada di Kab Muaro Jambi,bahkan salah satu rokok yang bermerek LUFMAN tidak memiliki bandrol. Dan harapan Ary kepada penegak hukum yang membidangi agar lebih aktif mengawasi rokok rokok yang di duga ilegal beredar bebas di Provinsi jambi. Demi kesehatan masyarakat tandasnya.(MUCH. MUCHTARUDIN/IRWAN)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan