Mulai Januari, KJP Plus Bisa Ditarik Tunai

Mulai Januari, KJP Plus Bisa Ditarik Tunai
Kartu Jakarta Pintar

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengungkapkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus lebih memberikan kemudahan bagi penerima. Dimana nantinya KJP Plus bisa ditarik tunai, namun itu hanya untuk transportasi.

Tapi kata Sopan tarik tunai hanya untuk transportasi, sedangkan untuk membeli buku, serta keperluan lainnya tetap menggunakan non-tunai. Pencairan tunai akan dimulai pada Januari 2018.

“Semua itu tidak non-tunai, tapi ada yang tunai, yaitu ketika berupa transport peserta didik untuk naik angkot itu misalkan itu boleh,” kata Sopan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (15/1).

KJP Plus lainnya, kata Sopan untuk peserta didik yang akan lulus dan memasuki univesitas akan mendapat tambahan dana sekitar Rp 500.000.

“KJP Plus ya itu nanti ada yang plusnya itu adalah tambahan anak sekolah yang sudah mau lulus, itu tiga bulan terakhir itu diberi tambahan Rp 500.000 untuk biaya konsultasi, biaya daftar ke universitas. Itu plusnya,” ungkap dia.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati mengatakan sampai saat terdapat 800 ribu penerima KJP ini sesuai data 2017. Sedangkan untuk KJP Plus akan mulai didata pada akhir bulan ini.

“Pendataannya cuman sebentar, cuma sebulan, habis itu pencairan langsung kita biasanya sih yang lalu April , Mei sudha bisa cair, karena kan cairnya enam bulan sekaligus,” kata Susi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sendiri mengatakan tidak semua kebutuhan bisa dilakukan secara cashless atau non-tunai untuk beberapa hal harus dilakukan tunai ini yang menjadi pertimbangan Pemprov.

“Tapi yang kita temui di bawah, di lapangan itu ada kesulitan dimana KJP-KJP itu tidak bisa memberikan manfaat yang tepat bagi penerimannya karena banyak sekali kebutuhan mereka yang harus dibayarkan tunai,” kata Sandi.

(Mdk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan