Menderita Sakit Tidak Kunjung Sembuh, Pria Tukang Pangkas Nekat Gantung Diri

Menderita Sakit Tidak Kunjung Sembuh, Pria Tukang Pangkas Nekat Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri

Beritametrolima.com, Tanjungpinang – Lagi-lagi kasus bunuh diri terjadi didaerah Kelurahan Melayu Kota Piring Kec Tanjungpinang Timur, belum lama seorang Wanita yang bernama Fatmawati Eka Safitri (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, nasib baik ada yang langsung memergoki akhirnya bisa diselamatkan dan juga pada tanggal (18/11/16)

Hal yang sama juga terjadi pada pria pemuda Jaka sempurna (23), nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dirumahnya, atasbeberapa kejadian tersebut Polsek Tanjungpinang Timur belum dapat menyampaikan motifnya dan masih enggan menanyai pihak kelurga, karena masih situasi berduka.

Kejadian hal yang sama terulang lagi, Argiyan Laia (39), pria yang berprofesi sebagai tukang pangkas rambut yang tinggal di Jl.R.E Martadinata, Kijang Lama Kel.Kota Piring, Kec.Tanjungpinang Timur, sekitar Jam 2.30 dini hari Argiyan nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Menurut salah seorang tetangga korban, melihat pintu rumah korban tidak tertutup rapat pada malam hari. rasa penasaran timbul, kemudian melihat kedalam rumah tersebut,ternyata korban sudah tergantung di pintu.

Langsung warga menghubungi Polsek Tanjungpinang Timur,Satreskrim Polsek langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Provinsi.

Menurut AKP Zalukhu, Kabag Humas Polisi Resor (Polres) Kota Tanjungpinang, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya, karena sudah bertahun sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

Dengan bukti petunjuk dugaan di dekat rumah korban (TKP), Polisi menemukan “Surat Wasiat” bertuliskan Permintaan maaf dan mengeluh sakit maag dan asam lambung.

Apa yang sebenarnya yang menjadi motif-motif kejadian ini? Apakah dikarenakan susahnya ekonomi pada saat sekarang ini, menjadikan pilihan mengakhiri hidup merupakan satu-satunya jalan untuk meyelesaikan permasalahan yang dianggap sudah tidak memiliki harapan lagi

Namun apapun yang terjadi dalam kehidupan ini, Sedianya kita sebagai manusia seyogyanya menyerahkan segala sesuatu dan kehendak hanya kepada sang pencipta yaitu Tuhan Allah kita, sebab Dia-lah harapan dan diyakini pasti ada jalan keluar. T.Ringo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan