Ketua LSM Lippan Nyatakan Sikap Terkait Pergantian Tugu Monas Menjadi Tugu Keris Siginjai

Ketua LSM Lippan Nyatakan Sikap Terkait Pergantian Tugu Monas Menjadi Tugu Keris Siginjai

Metrolima.com Jambi Terkait  pergantian Tugu yang lagi di hebohkan dan sudah mulai di kerjakan tangal 17 Juli 2017.menuai Pro,kontra yang  semakin menarik. Kali ini datang dari LSM LIPPAN (Lembaga Independen Pemantau Pendidikan dan Pembangunan) yang menilai proyek ini justru menghambur hamburkan anggaran untuk merombak Tugu monas menjadi tugu keris Siginjai

Ketua LSM LIPPAN Ardi Harmaini,atau lebih dikenal dengan Ardi LIPPAN mengaku heran dengan pembangunan Tugu Keris Siginjai yang seolah dipaksakan dibangun di depan Kantor Walikota.

“Kenapa harus Tugu Monas atau Tugu Jam yang harus di rubah,yg mana Tugu tersebut memiliki nilai sejara dan budaya dengan Alasan memperbarui agar terlihat lebih  menarik, Kenapa tidak sekalian saja kantor walikota yang di rombak, Kan dibangun secara bersamaan kata ardi.

Bukan hanya merobohkan sisi Tugu Monas, pembangunan tersebut menguras uang rakyat senilai Rp 3,5 Milyar,

dinilai hal ini sangat pemborosan dan tidak tepat sasaran,Terlebih dengan kondisi carut marut pendidikan saat ini, Ardi meminta pemerintah untuk membuka mata,Dari pada menghabiskan anggaran untuk pembangunan Tugu tersebut alangkah baiknya jika dana berjumlah besar itu di pergunakan untuk yang lebih tepat sasaran,seperti di bidang pendidikan,untuk menamba lokal sekolah sekolah yang membutuhkan Atau membangun sekolah baru, karena dari hasil surfe kami kondisi

pendidikan di wilayah kota Jambi saat ini  masih sangat carut marut terlebih saat penerimaan siswa ajaran baru Dengan anggaran tersebut, Ardi menilai dapat membangun 1 sekolah baru atau puluhan Ruang Kelas Baru (RKB). Bukan berlebihan, Ia menyoroti soal timpangnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Kota Jambi.

“Dari data kita, ada 200 Sekolah Dasar(SD) di Kota Jambi. Sementara SLTP atau sekolah lanjutan tingkat pertama hanya sekitar 26 SLTP.

Bukankah lebih baik membangun kelas atau sekolah untuk mengakomodir tempat anak sekolah ini agar di waktu penerimaan murid baru tidak terjadi kekisruan karna banyaknya SLTP yang akan di pilih anak yang akan melanjutkan ke jenjang tersebut

Ardi LIPPAN menambahkan, kebutuhan infrastruktur. Menurutnya, banyak wilayah dalam Kota Jambi masih membutuhkan peningkatan jalan terutama di kawasan Jambi Selatan.

Banjir yang masih melanda sejumlah kawasan Kota Jambi, turut dikecam Ardi. Menurutnya, Pemerintah lebih baik membebaskan banjir dari Kota Jambi dari pada meruntuhkan Tugu yang berusia puluhan tahun dan memilki sejarah Kota Jambi Salah satunya pada Tugu  keris siginjai yang akan di bangun dengan meruntuhkan Tugu  monas atau di kenal masyarakat jambi tugu jam kota baru di dirikan oleh walikotamadya DATI dua jambi,kira kira tahun 1982 dan Walikota Zainir Havis menjabat dari Tahun 1972 sampai 1983 konon cerita tugu monas tersebut mencapaikan ke ingingn masyarakat kota jambi di era 70an ingin melihat bagai mana tugu monas yang ada di ibukota Indonesia itu (DKI jakarta) maka dari itu Walikota jambi Zainir Avis membuat miniatur tugu monas seperti di jakarta,agar dapat di lihat yang belum mampu melihat tugu monas secara langsung dantasnya

terkait hal ini beliau akan berkorninasi kepada seluruh anggota LSM LIPPAN seprovinsi Jambi mengenai langkah apa yang akan kita lakukan.

apakah akan ada orasi untuk hal ini dari LSM LIPPAN tanya seseorang masyarakat ke pada ardi di selah selah penjelasan Ketua LSM LIPPAN ini…..!

itu suda pasti akan kita lakukan orasi penolakan pergantian tugu monas ke keris siginjai jawab ardi dengan lantang. (Muchtar/Irwan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan