Kemampuan Literasi Siswa SMPN 20 Depok Terus Ditingkatkan

Kemampuan Literasi Siswa SMPN 20 Depok Terus Ditingkatkan
Kepsek SMPN 20 Depok Komar Suparman

Depok, Beritametrolima.com,- Masih rendahnya tingkat literasi (kemampuan membaca dan menulis) siswa sekolah di Kota Depok, menjadi tantangan bagi para pengajar, termasuk Kepala Sekolah SMPN 20 Depok, Komar Suparman.

Kepada Beritametrolima.com, Komar Suparman, Jumat (16/11), mengatakan saat ini pihaknya memotivasi para guru bahasa dengan memberi tugas kepada para siswa-siswi, untuk membaca kemudian menceritakan, tentang topik bacaan, lalu menjawab 5W + 1H, yaitu what (apa), who (siapa), where (dimana), when (kapan), why (mengapa), dan How (bagaimana). “Tugas semacam itu membuat siswa diharapkan mampu berpikir kritis, analisis, dan metodik, sehingga mampu memecahkan masalah dengan cepat dan akurat,” katanya. “Sekaligus meningkatkan kemampuan literasi mereka.”

“Saya contohkan, siswa diberi tugas tentang sejarah Pahlawan Pangeran Diponegoro, di mana siswa tidak disuruh menghapal, tapi diminta untuk mengenal sosoknya dari sisi kepribadian, lalu mengapa layak diberi gelar pahlawan. Di situ siswa diberi kesempatan untuk menjawab sesuai yang dipahaminya, bukan dihapal,” kata Komar.

Komar Suparman, yang menjabat sebagai Kepsek SMPN 20 sejak setahun lalu, dikenal sebagai sosok yang ramah dan komunikatif, dan kerap mengajak para guru untuk tak mengeluh atas keterbatasan yang ada di sekolah tersebut. “Saya ajak teman-teman guru untuk tak gampang mengeluh, dan hadapi keterbatasan yang ada di sekolah ini dengan positif,” ujarnya.

Saat ditanya tentang kegiatan yang bisa memotivasi para guru dan siswa, Komar mengatakan, setiap Jumat pada minggu pertama, diadakan olah raga bersama. Pada minggu ke 2 tiap Jumat, digelar pengajian, yang tak hanya guru sebagai pemberi kultum, tapi juga siswa.

“Kami sempat terharu ketika salah satu siswa memberi kultum yang begitu bagus, dan mengena di hati,” jelas Komar Suparman.

Dia beralasan dengan memberi kesempatan pada para siswa dan siswi seperti disebut di atas, maka akan timbul sikap percaya diri, dan sekaligus menyalurkan bakat serta potensi yang dimiliki mereka.

Untuk memupuk sikap mental yang baik, dan meningkatkan sisi keimanan para guru dan siswa, tambah Komar Suparman, saat ini sedang dibangun musholla. “Biaya pembangunan musholla murni dari kami para guru, bantuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta sumbangan sukarela orang tua siswa,” ungkapnya.

Ke depan, kata Kepsek SMPN 20 Depok ini, pihaknya akan berfokus pada peningkatan bidang akademis, khususnya pada mata pelajaran matematika, sehingga bisa ikut bersaing pada lomba O2SN.

“Di tengah keterbatasan fasilitas, SMPN 20 Depok tak berhenti untuk menggapai prestasi, dan meningkatkan kualitas anak didik,” pungkas Komar Suparman.

Seperti diketahui para siswa SMPN 20 Depok yang berjumlah 575 orang dengan 32 pengajar, baru satu tahun menempati gedung baru, dan saat ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan.

(wo/Gun)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan