Ipda L. Simanjuntak.SH: Polsek Sausapor Kabupaten Tambrauw Musnakan 550 Liter Miras Jenis Captikus

Ipda L. Simanjuntak.SH: Polsek Sausapor Kabupaten Tambrauw  Musnakan 550 Liter Miras Jenis Captikus

Sausapor, Metrolima News,- Kepolisian Sektor (Polsek) Sausapor yang dipimpin langsung Kapolsek Sausapor Ipda L. Simanjuntak. Sik. SH . bersama personil kepolisian ahir pekan lalu berhasil memusnakan minuman keras (Miras) jenis Captikus  berhahan baku bobo di kampung wembru distrik sausapor kabupaten Tambrauw.

Pemusnahan minuman keras di maksud untuk menjaga situasi kantibmas di  bulan suci Ramadan ini, sehingga  Kapolres Sorong memerintahkan kepada jajaran personil yang mencakup wilayahnya melaksanakan kegiatan kepolisan untuk di tingkatkan, maka kami selaku Kapolsek bersama personil polsek sausapor membuat jaringan – jaringan untuk mendapat bahan keterangan tentang pembuatan miras tersebut dengan bekerja sama dengan masyarakat di daerah ini.

Dalam sekejap, pihaknya mendapat informasi dari jaringannya bahwa ada masyarakat yang memasak minuman keras jenis cap tikus di kampung wembru distrik sausapor dengan bahan mentahnya dari bobo, kemudian pihaknya  bersama personil kepolisian mengadakan pengecekan ke lapangan,ternyata sumber informasi itu betul karena mereka sering mengadakan aktivitas kegiatan masak di lokasi tersebut dengan menggunakan bahan baku bobo di maksud.4

Di lokasi tersebut  pihaknya menemukan barang bukti (BB) minuman keras captikus berbahan baku bobo kurang lebih 550 liter . Seketika itu, Kapolsek bersama personilnya memusnakan 500 liter lebih  di lokasi penyulingan, dan kurang lebih 50 liter di bawa ke polsek sebagai barang bukti.sedangkan tempat pembuatan,pemasakan dan penyulingan miras tersebut kami musnakan dan kami bakar bakar” tegas Simanjuntak.

Infor masi yang di dapat Kapolsek bersama personil di tempat pembuatan miras tersebut, bahwa pemiliknya  bernama Rony dan saat pengeledahan tidak berada di lokasi, menurut sumber di tempat bahwa saat ini pemiliknya sedang berada di Sorong dalam keadaan sakit,sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Langkah selanjutnya polsek sausapor akan membuat efek jera dengan membuat surat pernyataan agar tidak melakukan aktivitas penyulingan kembali sehingga tidak ada lagi masyrakarak yang melakukan aktivitas secara diam – diam, karena miras dapat mengakibatkan efek fatal bagi masyarakat terutama bagi generasi muda.

“Harapan kami,semoga di bulan suci Ramadan ini, tidak ada kegiatan masyarakat yang membuat dan memasak minuman keras captikus dimaksud berupa barang baku bobo atau sejenis lain sehingga situasi keamanan di wilayah sausapor ini bisa aman dan kondusif. Bukan di bulan suci ramahdan saja, namun berkesinambungan selamanya,” tutup Kapolsek Sausapor  Ipda. L. Simanjuntak. SH.  ( Soter R)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan