Hulman Sitorus, Wali Kota Pematang Siantar Terpilih, Wafat

Hulman Sitorus, Wali Kota Pematang Siantar Terpilih, Wafat
Hulman Sitorus, Wali Kota Pematang Siantar
Almarhum Hulman Sitorus dirumah duka

Almarhum Hulman Sitorus dirumah duka

Beritametrolima.com, Simalungun – Hulman Sitorus calon Walikota Siantar yang dinyatakan KPUD Siantar terpilih kembali untuk memimpin kembali kota Pematang Siantar periode 2016 – 2021. Sosoknya yang dikenal sangat periang, humoris dan ceplas-ceplos berbicara. Kamis (8/12/2016) sekitar pukul 03.30 Wib Hulman Sitorus meninggal dunia saat dalam perjalanan akan dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Pematangsiantar.

Menjelang subuh, saat di Patra Jasa Parapat Hotel & Resort, JR Saragih mendapat info dari koleganya mengenai kabar duka bahwa Hulman Sitorus, Walikota Terpilih Pada Pilkada 2016-2021 telah dipanggil menghadap Tuhan Yang Maha Esa,Kamis (08/12/2016).

Ketua Partai Demokrat Sumut DR JR Saragih saat berada di rumah duka untuk memberikan doa kepada almarhum Hulman Sitorus,Bupati Simalungun itu, tak kuasa menitikan air mata. Terlihat beberapa kali menyeka air matanya dengan sapu tangan.

Dengan nada yang begitu berat, JR Saragih pun mengatakan, jika dirinya mengaku kehilangan senyum khas yang dimiliki Hulman Sitorus.

“Saya sebagai sahabat Hulman Sitorus DR JR Saragih Bupati Simalungun mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Kami pun merasa kehilangan senyum khas Pak Hulman,” ungkap JR Saragih.

Diterangkan oleh JR Saragih, dirinya mengajak dan meminta kepada seluruh rakyat Kota Pematangsiantar untuk tetap kondusif,dan tidak mudah terprovokasi. Sebab, sebagaimana diketahui, bahwa Hulman Sitorus adalah sebagai Walikota Terpilih pada pilkada kemarin tanggal 16 November 2016.

“Sebagai Ketua Terpilih DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, kami akan tetap mengawal sidang-sidang yang sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Semoga sidang di MK cepat mendapat keputusan,” tandasnya.

Pada kesempatan itu pun JR Saragih selaku Ketua Terpilih DPD Partai Demokrat Sumatera akan tetap mengacu pada Undang Undang (UU) KPU Nomor 164 Pasal 4.

“Dalam UU tersebut dinyatakan, walaupun ada yang berhalangan tetap atau pun meninggal dunia itu tetap dilantik salah satu. Jadi kalau Walikotanya tidak dapat dilantik, maka Wakil Walikota tetap dilantik,karena mereka berdua satu paket.JR Saragih mengaku kalau kedua pasangan ini pada pilkada kemarin adalah kader Partai Demokrat,” tutup JR Saragih. Hasudungan P

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan