Geng Motor di Depok Kian Brutal, Satu Remaja Diclurit

Geng Motor di Depok Kian Brutal, Satu Remaja Diclurit

613978_650Beritametrolima.com – Depok Dua remaja menjadi korban keganasan geng motor di Depok. Korban, M. Hidayat Imadudin, 17 tahun, dan Salamun, 15 tahun, mendapatkan luka terbuka di kepala akibat sabetan senjata tajam. Penyerangan itu terjadi di Jalan Caringin, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis dinihari, 8 Juni 2017.

Rubil, orang tua M. Hidayat, mengatakan Salamun dan Agung, 13 tahun, adalah teman anaknya. Dia merasa khawatir saat putranya pamit untuk mengantar pulang dua temannya itu. “Sudah dilarang tapi anak saya tetap mengantar kedua temannya pulang,” kata Rubil di rumahnya, di RT 1 RW 13 Kelurahan Rangkapan Jaya, Depok. Menurut Rubil, dua teman anaknya itu berkeras hendak sahur di rumah masing-masing. Namun mereka tidak berani pulang sendiri. Karena itu, mereka minta diantar oleh Hidayat menggunakan sepeda motor.

Ketika Hidayat dan teman-temannya melintas di Jalan Caringin, sekelompok remaja menghadang. Kelompok itu diduga geng motor. Tanpa basa-basi lagi, para penghadang itu menyerang. Satu di antaranya menggunakan celurit. “Agung bisa kabur, tapi anak saya dan Salamun kena sabetan,” ujar Rabil.

Hidayat mendapatkan luka bacokan di belakang leher. Beberapa bagian tubuhnya lebam terkena pukulan benda tumpul. Salamun lebih parah lagi karena s a b e t a n c e l u r i t mengenai kepalanya. “Salamun sempat diseret oleh tiga orang,” kata Rubil.

Salamun segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok di Sawangan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati karena lukanya cukup serius. “Kalau anak saya sudah boleh pulang,” tutur Rubil. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku dan insiden itu tidak terulang lagi. “Saya harap anak saya saja yang terakhir, jangan sampai ada korban lagi.”

Kepala Kepolisian Sektor Pancoranmas Komisaris Hamonangan Nadapdap mengatakan sudah menyelidiki insiden penyerangan itu. Diperkirakan jumlah pelaku sepuluh orang yang menggunakan sepeda motor. “Kami sudah datangi tempat kejadian dan mencari bukti, petunjuk, serta saksi,” ujarnya.

Keterangan yang saat ini sudah diperoleh polisi adalah para pelaku masih remaja. Namun Nadapdap belum bisa memastikan apakah kelompok penyerang itu termasuk anggota geng motor atau bukan. “Yang jelas ini sudah menjadi kejahatan luar biasa,” ucapnya. n

(Tmp/Adfiel)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan