Dibalik Jatuhnya Ethiopian Airlines ET-302

Dibalik Jatuhnya Ethiopian Airlines ET-302

Jatuhnya Ethiopian Airlines ET-302 menewaskan 157 korban jiwa .Mereka dinyatakan meninggal dunia, termasuk 32 warga Kenya, 18 warga Kanada, sembilan warga Ethiopia, delapan warga Amerika Serikat dan seorang warga negara Indonesia. Pesawat ini jatuh di Hejere dekat Bishoftu, sekitar 50 kilometer selatan Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (10/32019) pagi.

Mengutip dari BBC,  penerbangan ET-302  menggunakan pesawat Boeing 737 Max-8 yang baru dioperasikan selama beberapa bulan itu mengangkut 149 penumpang dan delapan awak.

pukul 08.38

pesawat ini melakukan lepas landas di Bandara Internasional Bole di Ibukota Ethiopia, Addis Ababa. pada saat itu situs Flightradar24 menampilkan vertical kecepatan pesawat sangat melaju cepat , tak lama kemudian pilot pesawat melakukan panggilan darurat dan minta kembali ke bandara

pukul 08.44
pesawat tersebut hilang kontak

Pukul 10.48

Kantor Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed dalam sebuah posting Twitter menuliskan kata-kata pertama dari kecelakaan itu.

“Menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai di Ethiopian Airlines Boeing 737 dalam penerbangan terjadwal reguler ke Nairobi, Kenya pagi ini,” tulis Kantor PM Ethiopia.

Pukul 11.15

Pihak Ethiopian Airlines mengatakan sudah pasti bahwa 149 penumpang dan delapan awak berada di pesawat yang jatuh di dekat Bishoftu, sekitar 50 kilometer (31 mil) di luar ibu kota.

Pukul 13.35

Lembaga penyiaran negara Ethiopia melaporkan bahwa semua penumpang tewas.
Pukul 14.45

Ethiopian Airlines menerbitkan foto CEO-nya, Tewolde Gebremariam, berdiri di sebuah kawah di tengah reruntuhan. Sedikit puing pesawat yang bisa dilihat.

Pukul 18.20

Tim pencari dengan buldoser terus mengambil sisa-sisa pesawat yang berserakan. Buldoser menggali puing-puing yang terkubur

(chy)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan