⁠⁠⁠FPII Menggugat, Aksi 134 Grudug Dewan Pers

⁠⁠⁠FPII Menggugat, Aksi 134 Grudug Dewan Pers

Jakarta,beritametrolima.comWhatsApp Image 2017-04-14 at 12.52.15
Forum Pers Independen Indonesia ( FPII) Kamis (13/4) lakukan aksi damai 134, di beberapa titik, seperti Ke kantor Dewan Pers Jl Kebon sirih,  ke Komimfo dan ke Gedung DPRI. Aksi ini di  lakukan para Jurnalis yang bergabung di  beberapa  Media Nasional maupun  media terbitan Daerah,  para Wartawan ini berdatangan dari beberapa Daerah seperti dari Surabaya Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Barat,  juga Insan Jurnalis Jabodetabek.
Obor Panjaitan di selah -selah Orasi pada beritametrolima. Com mengatakan, giat hari ini sudah dapat ijin dari Polri dan kami FPII mendesak dan menggugat,  Tolak rencana Panja perubahan UU Pers, Mendesak DPRI bubarkan pengurus Dewan Pers yang berotak kotor, stop Diskriminasi terhadap wartawan, ” FPII mendesak Komimfo, tarik UU ITE tentang pemberitaan media masa, kami Jurnalis bukan teroris, ” Jelas Obor menyuarakan desakan Insan Pers.
Di tempat yang sama Kasi Hati Hefrizal perwakilan dari Jawa Timur juga menambahkan, Hari ini kami melakukan aksi Soft, karena masukan dari seluruh insan Pers yang bergabung maupun yang belum sempat pada  hari ini,  karena  kami  insan pers  merasa didiskrimonasi oleh oknum Dewan Pers, dengan mengeluarkan peraturan yang tidak berfihak ke  para pelaku Jurnalis yang menyuarakan suara Rakyat, ”  Kami  hadir disini karena  karena suda adanya diskriminasi terhadap insan Pers dan pemilik media yang notabone media Non Meenstreem, atas kebijakan Dewan Pers yang diangap keluar dari konstitusi UUD 1945 dan UU No 40 Tentang Pers, ” jelasnya.
WhatsApp Image 2017-04-14 at 12.52.17Obor Panjaitan menambahkan,  kami  hadir di sini, karena semangkin maraknya kriminalisasi Jurnalis dalam melakukan tugas peliputan dan Dewan Pers terkesan diam,tidak adanya tindakan atau advokasi /pembelaan karena di anggap Media seperti kita tidak Tetverifikasi Dewan Pers, ” FPII akan memberikan advokasi kepada para Wartawan maupun Media yang didiskriminasi, mengawal Wartawan yang mendapat Hinaan, kekerasan bahkan kematian sampai Hukum kemerdekaan Pers di teggakan, ” tegas Obor di iyakan peserta aksi 134 ini. ( Rudi. Harahap)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan